Desain Taman Halaman Rumah Minimalis Gaya Jepang

Desain Taman Halaman Rumah Minimalis Gaya Jepang – Halaman Rumah Minimalis Gaya Jepang – Memiliki rumah sendiri merupakan sebuah anugerah dan rezeki yang tidak semua orang mendapatkannya. Betapa banyak keluarga yang masih belum mampu memiliki rumah sendiri dan terpaksa mengontrak bertahun-tahun. Dengan memiliki rumah sendiri kita bisa melakukan apa saja yang kita inginkan, termasuk dalam desain dan penataan ruang-ruangnya. Memiliki rumah sendiri juga berarti memiliki tanggung jawab untuk membuatnya tetap indah dan nyaman. Banyak orang yang mengatakan bahwa rumah merupakan cermin dari kepribadian dari penghuninya. Rumah yang rapi dan bersih menandakan si pemilik yang juga rajin dan bersih, begitu pula sebaliknya, rumah yang berantakan dan kotor menandakan si penghuni yang jorok. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperindah dan membuat suasana halaman rumah yang nyaman diantaranya dengan membuat taman minimalis. Banyak pilihan konsep desain untuk taman halaman rumah kita, salah satunya adalah membuat taman halaman rumah minimalis ala jepang. Taman Halaman Rumah Minimalis Jepang Meskipun konsep rumah kita Desain Taman Halaman Rumah adalah rumah minimalis modern, tidak ada salahnya halaman rumah kita desain dengan taman-taman bergaya Jepang. Taman bergaya Jepang identik dengan taman yang asri dan terlihat sangat alami. Keberadaan taman halaman rumah minimalis Jepang tentu membuat rumah menjadi lebih indah dan cantik. Sungguh mengasyikkan jika kita bisa duduk di teras rumah sambil menikmati taman ala Jepang yang indah. Ditemani anggota keluarga lain sambil menikmati secangkir kopi, tentu akan mampu menentramkan jiwa dan menghilangkan stress akibat beban pekerjaan yang berat. 4 Elemen Pembentuk Taman Bergaya Jepang Setiap konsep desain taman tentu memiliki karakteristik khas yang terkadang tidak ditemukan pada model taman lainnya. Untuk membuat halaman rumah minimalis Jepang, ada beberapa elemen penting pembentuk taman yang perlu diketahui, diantaranya: 1. Tanaman di Halaman Rumah Minimalis Jepang Taman Jepang sangat identik dengan berbagai macam tanaman, sehingga terlihat sangat asri. Berbagai macam jenis dan ukuran tanaman digunakan di taman model ini. Salah satu jenis tanaman yang tidak boleh terlupakan di taman ala Jepang adalah tanaman bonsai. 2. Kolam Ikan di Taman Minimalis ala Jepang Salah satu karakteristik yang biasanya ada di taman halaman rumah ala Jepang adalah adanya elemen air yang biasanya berupa kolam ikan. Bentuk kolam dibuat dengan bentuk yang natural tanpa ada garis-garis lurus, dan biasanya dilengkapi dengan pancuran tradisional. Jenis ikan koi merupakan pilihan yang tepat untuk penghuni kolamnya karena memang ikan koi sangat identik dengan Jepang. Berikut contoh kolam ikan koi di taman ala Jepang. 3. Batu-batuan di Taman Gaya Jepang Untuk lebih membuat kesan natual dan alami, taman bergaya Jepang banyak menggunakan berbagai macam jenis batu-batuan. Ukuran batuan yang digunakan beragam dari yang cukup besar hingga batu-batuan kecil. 4. Aksesoris Taman Bergaya Jepang Salah satu aksesoris yang wajib ada di setiap taman bergaya Jepang adalah lampu toro. Jenis lampu ini merupakan lampu tradisional Jepang yang akan membuat taman Anda sangat terasa nuansa Jepang-nya. Lampu toro biasanya terbuat dari batu, kayu, maupun besi. Saat ini lampu toro untuk taman halaman rumah minimalis Jepang bisa didapatkan dengan cukup mudah. Banyak toko online yang menawarkan berbagai bentuk lampu tradisional Jepang ini. Penggunaan semua elemen diatas bisa membuat taman yang indah yang bisa Anda banggakan kepada setiap orang yang berkunjung ke rumah.

taman rumah gaya jepang

taman rumah gaya jepang

taman depan rumah gaya jepang

taman depan rumah gaya jepang

taman dalam rumah gaya jepang

taman dalam rumah gaya jepang

desain taman rumah minimalis gaya jepang

desain taman rumah minimalis gaya jepang

Inspirasi taman rumah gaya jepang

Inspirasi taman rumah gaya jepang

Inspirasi taman depan rumah gaya jepang

Inspirasi taman depan rumah gaya jepang

Inspirasi taman dalam rumah gaya jepang

Inspirasi taman dalam rumah gaya jepang


Rumah Murah Di Bogor Asri


Rumah murah di Bogor adalah salah satu bukti konsistensi pemerintah dalam menyediakan rumah layak huni khususnya pada masyarakat bawah. Hal ini patut kita apresiasi mengingat puluhan juta masyarakat di Indonesia masih krisis tempat tinggal, dan ternyata pemerintah cukup tanggap akan hal itu. Rumah murah terutama terkait desain interior dan eksteriornya, ternyata masih banyak orang yang tidak puas dengan desain rumah murah tersebut, sehingga tak jarang mereka lebih suka membangun sendiri unit rumah dengan biaya murah daripada membeli atau mendapatkan rumah melalui KPR. Secara matematis merencanakan rumah sendiri tentu biaya yang dibutuhkan bisa lebih murah sekaligus kita lebih leluasa menentukan desain rumah dengan menyesuaikan dana yang kita miliki.

Merencanakan rumah dengan rancangan sendiri tentunya banyak yang harus kita persiapkan mencakup semua biaya bangunan yang akan dikeluarkan. Biaya yang dimaksud adalah biaya jasa pekerja, jasa arsitek, jasa kontraktor, biaya operasional, dan biaya desain finishing. Khusus biaya arsitek sebenarnya tidak ada patokan khusus, tergantung profesioanalitas si arsitek itu sendiri, termasuk apakah ia mempunyai track record yang bagus atau masih minim jam terbang. Intinya biaya arsitek tergantung pengalamannya selama ini dalam meng-handle proyek-proyek besar.

Penentuan Biaya Rumah

Tak hanya rumah murah di Bogor namun secara umum biaya bangun rumah dimanapun pasti melibatkan biaya untuk jasa kontraktor. Kontraktor sendiri adalah seseorang atau team yang biasanya memborong pengerjaan rumah mulai dari pemasangan pondasi hingga tahap finishing. Untuk seorang kontraktor biasanya ada 3 sistem pembayaran yang berbeda.

1. Cost & Fee. Sistem pembayaran cost & fee adalah cara pembayaran dimana jumlah nominal yang dibayarkan pada kontraktor berdasarkan prosentase dari keseluruhan biaya rumah dengan kisaran 10 – 15% dan dibayarkan setelah rumah selesai dibangun. Sistem ini sedikit ada kelemahan yang kadang-kadang menimbulkan kerugian dipihak pemilik rumah. Contohnya ada sebagian kontraktor yang curang dalam proses pengerjaan rumah. Mereka terlihat mengulur-ulur waktu sehingga proses pengerjaan rumah menjadi lebih lama dengan harapan upah yang akan diterima semakin besar. Ini tentu akan menimbulkan penggelembungan anggaran sehingga tidak sesuai dengan rancangan anggaran biaya (RAB) yang ditentukan sebelumnya.

2. Fixed Cost & Fee. Metode fexed Cost & Fee sistemnya hampir mirip dengan Cost & Fee namun pembayarannya dilakukan sebelum proses pengerjaan rumah dimulai atas kesepakatan kedua pihak. Dengan kata lain berapapun waktu yang dibutuhkan kontraktor untuk menyelesaikan satu unit rumah, calon pemilik rumah tidak perlu was-was dengan adanya pembengkakan dana. Namun lagi-lagi bisa saja pemilik rumah juga dirugikan, pasalnya dengan sistem pembayaran dimuka umumnya kontraktor ingin segera menyelesaikan kontrak kerja tersebut secepat mungkin. Hasilnya tentu saja mudah ditebak, struktur dan desain rumah sangat jauh dari harapan dan mungkin akan berdampak kerugian inmateriil pada pemilik rumah.

3. Lumpsum atau Sistem Borongan. Tak jarang rumah murah di Bogor atau di daerah-daerah lain menggunakan sistem lumpsum untuk pembayaran pada pihak kontraktor. Umumnya sistem ini digunakan oleh mereka yang benar-benar tidak mau repot dengan segala urusan yang melibatkan masalah yang ada sangkut pautnya dengan desain rumah. Intinya mereka tidak mau berurusan dengan keuangan untuk material bangunan, upah pekerja, biaya operasional, dan lain sebagainya. Dalam hal ini calon pemilik rumah hanya perlu sekali membayar semua biaya setelah rumah selesai dibangun. Sistem lumpsum ini biasanya hanya digunakan oleh calon pemilik rumah yang memiliki dana lebih dari cukup.