Contoh Ide Desain Kamar Tidur Anak Doraemon Yang Lucu Dan Unik

Contoh Ide Desain Kamar Tidur Anak Doraemon Yang Lucu Dan Unik – Rumah Minimalis – Jika kondisi atau desain rumah mencerminkan karakter dari pemiliknya begitu pula dengan kamar tidur. Desain dan suasana di kamar tidur akan menjadi cermin si pemilik kamar. Kamar tidur orang tua, remaja, dan anak-anak tentu akan berbeda dalam hal desain dan dekorasinya karena memang karakternya berbeda-beda. Untuk anak yang sudah remaja tentu mereka bisa mendesain dan mendekorasi kamarnya sendiri sehingga mereka merasakan kenyamanan dan ketenangan saat berada di kamar tidur. Namun untuk anak-anak, tugas orang tua untuk mendesain dan mendekor kamar anak-anak. Untuk anak-anak perlu disiapkan kamar tidur yang senyaman dan seaman mungkin terutama bagi anak yang baru belajar tidur di kamar sendiri. Perlu pemilihan desain kamar tidur yang tepat agar anak merasa nyaman dan senang dengan kamar barunya. Kamar tidur untuk anak-anak biasanya di desain sedemikian rupa agar anak merasa nyaman tidur sendirian. Langkah pertama yang dilakukan untuk mendesain kamar tidur anak adalah menentukan tema kamar. Dengan Contoh Ide Desain Kamar Tidur tema yang sudah ditentukan kita akan lebih mudah dalama menentukan warna dinding kamar, furniture kamar tidur, hiasan dinding, dan sprei kasur anak. Cara mudah menentukan tema kamar tidur untuk anak adalah dengan menyesuaikan tokoh kartun favorit si anak. Tidak dapat dipungkiri kalau setiap anak memiliki tokoh kartun atau tokoh imajinasi favorit mereka. Jika anak menyukai karakter di film froze maka tema kamar frozen bisa menjadi pilihan. Begitu juga jika si anak menyukai tokoh kartun doraemon, maka bisa dipilih desain kamar tidur bertema doraemon. Desain Kamar Tidur Anak Doraemon Doraemon merupakan salah satu tokoh kartun yang banyak disukai anak-anak baik laki-laki maupun perempuan. Untuk menciptakan desain kamar tidur anak doraemon ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. 1. Warna Dinding Kamar Tidur Anak Doraemon Doraemon sangat identik dengan warna biru sehingga tidak salah jika Anda memilih warna biru untuk dinding kamar tidur. Putih juga bisa menjadi pilihan untuk warna dinding kamar karena warna ini cukup netral untuk berbagai tema kamar. Kombinasi warna putih dan biru juga bisa menjadi pilihan, misalnya dinding yang berhadapan menggunakan warna biru dan dinding lainnya digunakan warna putih. 2. Hiasan Dinding Doraemon Berbagai hiasan dan pernak-pernik doraemaon bisa dipajang di dinding untuk menciptakan desain kamar tidur anak doraemon. Pada dinding bagian kepala tempat tidur bisa digambar doraemon dan karakter film lainnya yang berukuran besar. Saat ini banyak seniman yang menawarkan jasanya untuk menggambar karakter kartun di dinding kamar. 3. Rak Pajangan Koleksi Doraemon Bagi anak yang sudah memiliki koleksi pernak pernik doraemon bisa dibuatkan rak pajangan di kamar mereka. Rak tempel dinding bisa menjadi pilihan untuk memajang koleksi pernak-pernik doraemon. 4. Sprei dan Bedcover Karakter Doraemon Penggunaan sprei dan bedcover bergambar doraemon merupakan cara paling praktis dan mudah untuk membuat kamar bernuansa doraemon. Banyak pilihan gambar dan kualitas untuk sprei karakter doraemon, belilah 2 atau 3 set sprei untuk kamar tidur anak Anda.

Kamar Tidur Anak Karakter

Kamar Tidur Anak Karakter

Kamar Tidur Karakter Anak

Kamar Tidur Karakter Anak

Contoh Desain Kamar Tidur Anak Doraemon

Contoh Desain Kamar Tidur Anak Doraemon

Kamar Tidur Doraemon Modern

Kamar Tidur Doraemon Modern

Desain Kamar Perempuan Doraemon

Desain Kamar Perempuan Doraemon

Kamar Tidur Doraemon Sederhana

Kamar Tidur Doraemon Sederhana

Desain Kamar Tidur Doraemon

Desain Kamar Tidur Doraemon

Kamar Tidur Doraemon Terbaru

Kamar Tidur Doraemon Terbaru

Ide Kamar Tidur Tema Doraemon

Ide Kamar Tidur Tema Doraemon

Desain Kamar Anak Doraemon

Desain Kamar Anak Doraemon


Rumah Kebaya Warisan Adat Budaya Betawi


Rumah Kebaya adalah nama salah satu rumah adat Betawi dimana desain atapnya berbentuk lipatan-lipatan mirip pelana. Apabila diperhatikan dari salah satu sisi maka lipatan-lipatan tersebut hampir sama dengan lipatan kebaya pada umumnya. Selain Rumah Kebaya masyarakat Betawi mempunyai 2 jenis rumah adat lain yaitu Rumah Gudang serta Rumah Joglo. Namun meski begitu yang tecatat sebagai rumah adat resmi suku Betawi adalah Rumah Kebaya.

Ciri paling menonjol dari rumah adat berbentuk lipatan kebaya ini adalah desain teras yang luas yang biasanya digunakan untuk menerima dan menjamu tamu yang datang sekaligus tempat bersantai penghuni rumah. Rumah adat ini terdapat 2 bagian yang dibedakan menurut sifatnya dimana yang pertama pada bagian depan sifatnya semi publik sehingga kita dapat melihat eksterior rumah yang asri dalam balutan nuansa yang sejuk. Sedangkan yang kedua adalah bagian belakang yang sifatnya lebih privasi dimana bagian ini hanya boleh dilihat oleh pemilik rumah dan keluarga terdekat.

Material Atap Rumah Kebaya

Terdapat 2 jenis bahan untuk atap rumah kebaya yaitu Genteng dan Daun Kirai yang dianyam (disebut atep). Sementara komposisi konstruksinya adalah kuda-kuda dan balok kayu yang dipasang secara horizontal diatas kuda-kuda tersebut (disebut gording). Material kuda-kuda ini terbuat dari kayu Gowok (jenis kayu Syzygium Polycephalum) atau kayu Kecapi (jenis kayu Sandoricum Koetjape). Terdapat juga balok tepi yang biasanya terpasang diatas dinding bagian luar yang terbuat dari kayu Nangka (jenis kayu Artocarpus Heterophillus Lamk) yang sudah tua. Untuk material reng terbuat dari kayu Kaso berukuran 4 cm x 7 cm atau 5 cm x 7 cm yang fungsinya untuk mengaitkan genteng.

Material Dinding Rumah Kebaya

Untuk dinding bagian depan rumah Kebaya terbuat dari kayu Gowok atau kayu Nangka yang biasanya menggunakan finishing cat kombinasi warna hijau dan kuning. Ada lagi bahan dinding lainnya yaitu anyaman bambu dengan atau tanpa tumpuan pasangan batubata dibawahnya. Struktur daun pintu dan jendela umumnya dari rangka kayu dengan sistem jalusi horizontal pada bagian atas pintu atau bisa juga seluruh bagian pintu dan jendela. Sekedar informasi, jalusi merupakan bagian pintu atau jendela yang berfunsgi sekaligus sebagai ventilasi udara.

Material Struktur Rumah Kebaya

Pondasi Rumah Kebaya umumnya menggunakan material batu kali dengan sistem umpak yang diletakkan pada bagian bawah setiap kolom. Sedangkan untuk landasan dinding umumnya mengunakan pasangan batubata yang menggunakan kolom terbuat dari kayu Nangka yang sudah berumur (tua).

Ruangan Rumah Kebaya

Setiap ruangan pada Rumah Kebaya mempunyai arti dan tujuan yang berbeda, misalnya sebagai ruang pribadi atau umum. Pada teras depan terdapat “Bale-bale” (kursi santai) dari kayu jati dan biasa juga disebut “Amben”. Lantai rumah adat ini disebut Gejogan yang oleh masyarakat setempat dianggap sakral karena berhubungan langsung dengan “balaksuji” yaitu tangga yang dikeramatkan sebagai penghubung rumah dengan luar rumah. Ruangan lainnya adalah kamar tamu yang disebut “paseban” dengan pagar mengelilinginya serta pintu masuk berukir dibagian tengah setinggi 80 cm. Paseban sendiri juga berfungsi sebagai ruang ibadah.