Contoh Desain Rumah Sehat

Contoh Desain Rumah Sehat – Jika harus menggambarkan seperti apa contoh desain rumah sehat maka pikiran kita pasti langsung tertuju pada model rumah mewah, luas, lengkap dengan perbotan lux didalamnya. Namun apakah ukuran dan kemewahan rumah beserta fasilitas didalamnya bisa menjamin kriteria rumah sehat? Rumah sehat sebenarnya tidak tergantung dari luas bangunan atau perabotan tertentu. Apapun tipe rumah dan berapapun ukurannya bisa dikategorikan rumah sehat jika mampu memberi kenyamanan penghuni rumah mencakup aspek kebersihan dan kerapian rumah, sehingga penghuninya tetap betah tinggal didalamnya. Contoh Untuk Desain Rumah Besar Sebuah rumah dibangun tidak secara asal-asalan, artinya proses pembangunannya melalui konsep yang benar-benar terencana untuk memenuhi berbagai aspek termasuk salah satunya aspek kesehatan. Lalu apa saja fasilitas paling vital untuk merealisaikan sebuah hunian yang sehat? Ventilasi Udara Ventilasi udara untuk menciptakan sirkulasi udara yang optimal adalah salah satu syarat mutlak untuk desain rumah sehat. Ventilasi yang dimaksud bisa berupa lubang angin, pintu, dan jendela ukuran besar. Biasanya Contoh Desain Rumah untuk tiap-tiap ruangan menggunakan jenis ventilasi udara yang terhubung langsung dengan area luar rumah. Untuk menjaga aliran udara tetap stabil, lubang ventilasi bisa dibuat 2 buah atau lebih di bagian dinding berbeda. Untuk jumlah ventilasi dalam rumah tidak ada batasan tertentu, tergantung dari seberapa besar ukuran rumah tersebut. Baik rumah sederhana ataupun rumah mewah biasanya menggunakan model jendela konvensional dengan panel kayu serta dua jendela kaca yang bisa dibuka setiap saat. Namun untuk contoh desain rumah tertentu banyak juga yang menggunakan jendela Bouvenlicht. Bouvenlicht sendiri adalah jendela dari dua bilah kaca dengan celah diantaranya sehingga sirkulasi udara berjalan optimal. Jenis jendela ini biasanya lebih ideal dipasang di kamar mandi. Jika kita perhatikan pada beberapa desain rumah, banyak juga yang menggunakan ventilasi alternatif, seperti ventilasi aktif exhauster. Jenis ventilasi ini umumnya diaplikasikan pada bagian dinding (disebut exhauster fan) dan ada juga yang dipasng dibagian atap (disebut exhauster blower). Sistem exhauster ini menggunakan tenaga listrik dengan cara menyedot udara bersih melalui lubang-lubang didalamnya. Kini banyak rumah-rumah di perkotaan yang menggunakan sistem sirkulasi udara buatan atau AC. Hal ini disebabkan karena tingkat polusi udara yang semakin tinggi sehingga tidak mungkin mengandalkan sistem ventilasi udara alami. Ventilasi cahaya Untuk desain rumah sehat memang pasokan cahaya dalam rumah sebaiknya didapat dari sumber cahaya alami. Selain berguna untuk kesehatan penghuni rumah, cahaya alami dari matahari langsung bisa dimanfaatkan untuk penghematan energi. Dengan kata lain kita tidak perlu menyalakan lampu di siang hari. Untuk mendapatkan pasokan cahaya alami kita bisa memanfaatkan jendela kaca yang terhubung dengan luar ruangan (sama seperti ventilasi udara). Yang harus menjadi perhatian adalah posisi jendela perlu disesuaikan dengan arah sinar matahari. Untuk menghindari paparan sinar matahari yang terlalu panas sebaiknya kita pasang kanopi. Elemen ini selain memproteksi jendela dari paparan panas matahari, juga melindungi bagian ini dari curah hujan. Sebenarnya jendela dari kaca adalah media paling efektif untuk memenuhi kebutuhan cahaya matahari ke dalam rumah. Namun jika tidak memungkinkan untuk memasang jendela dari kaca, void adalah alternatif paling ideal. Penggunaan void biasanya hanya pada rumah tertentu yang terlalu rapat dengan tembok rumah tetangga sehingga tidak bisa dipasang jendela kaca. Pilihan terakhir untuk mendapatkan cahaya dalam rumah adalah dengan menggunakan genteng kaca (skylight) untuk bagian dalam rumah, sedangkan jika ada garasi bisa menggunakan atap dari polycarbonate. Apabila sekat dinding lebih banyak menggunakan material kaca (glass block) dapat juga dijadikan alat pertukaran udara selain tentunya sebagai penghias ruangan. Contoh desain rumah sehat dengan konsep seperti ini dapat kita lihat pada jenis rumah-rumah modern atau gedung perkantoran.

6 Tips Fheng Shui Dapur Yang Baik


Ilmu Feng Shui atau bisa disebut juga dengan ilmu penataan bangunan dari Tiongkok ini memang menarik untuk dipelajari. Menurut mitos, kita dapat memperbaiki energi di dalam dapur, ketika ruangan tersebut ditata dengan menggunakan ilmu fheng shui dapur Tidak hanya untuk dapur, tetapi penataan ini dapat digunakan untuk menata kamar, dan ruangan lain.

Dalam ilmu Feng Shui, dapur dipercaya sebagai pusat dari sumber kehidupan dan sebuah hunian. Dapur merupakan pusat aktivitas untuk mengolah makanan dan minuman yang menjadi kebutuhan utama setiap individu. Oleh karenanya, perencanaan tata letak dan pengaturan yang baik dipercaya dapat membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi penghuni rumah. Terlepas dari kepercayaan dan kepahaman tentang ilmu Feng shui, tidak ada salahnya ketika kita sedikit mempelajari dan ikut menerapkan.

Penataan Dapur Yang Tepat Menurut Feng Shui

1. Posisi Kompor

Posisi kompor sering kali dihubungkan dengan kekayaan seseorang. Oleh sebab itu hindari meletakan kompor dengan menghadap ke arah pintu utama depan. Hal itu dapat menyebabkan, energi Qi yang datang dari luar merusak kestabilan dan keberuntungan seseorang.

Hindari juga meletakkan kompor berdekatan atau bersebrangan dengan kran air, karena dua benda tersebut memiliki unsur dan energi yang bertentangan. Konon kedua hal ini dapat memicu terjadinya pertengkaran antara suami istri. Kemudian Posisi terbaik yaitu meletakan kompor dengan jarak minimum satu meter dari keran air.

2. Letak Dapur

Posisi dapur menurut ilmu fheng shui lebih baiknya berada di area yang dialiri udara serta tidak terletak di pusat rumah. Hal ini karena dapur dipercaya memiliki energi panas, dan ketika kita meletakannya di pusat rumah akan membuat panasnya menyebar ke segala penjuru rumah. Berikan ventilasi udara didalamnyaagar udara udara segar dan pencahayaan alami mampu menetralkan energi panas yang dipancarkan. Kemudian Hindari posisi dapur pada bagian utara rumah, karena posisi utara merupakan pusat dari energi air.

3. Kondisi Dapur

Semua keluarga pasti menginginkan makanan yang berkualitas. Dan untuk menghasilkan makanan yang berkualitas dibutuhkan persiapan dan lingkungan yang harmonis serta kondisi dapur yang teratur. Sehingga, suasana tersebut dapat menciptakan aliran Chi dengan seimbang. Menurut ilmu fheng shui dapur Kondisi dapur yang bersih serta terorganisir nantinya akan membantu dalam berkreasi di dapur, sehingga dapat menghasilkan makanan yang lezat dan menyehatkan bagi seluruh anggota keluarga.

4. Peletakan pintu dapur jangan berhadapan dengan toilet

Banyak keluarga yang membangun rumahnya dengan menyandingkan dapur dengan toilet. Pada dasarnya hal tersebut sah-sah saja karena keduanya merupakan bagian rumah yang sifatnya privasi. Padahal menurut fheng shui dapur penataan pintu dapur berhadapan dengan toilet sangat tidak dianjurkan. Akan Lebih baik ketika keduanya dibuat sejajar, bukan berhadapan.

5. Posisi kamar tidur tidak boleh berada diatas ataupun berhadapan dengan dapur

Pada rumah yang berlantai dua, sangat disarankan tidak menempatkan kamartidur di atas dapur. Tidak dibolehkan pula memposisikan letak kamar bersebelahan dengan dapur. Karena menurut ilmu fheng shui dapur, Hal itu akan mendatangkan kesialan. Bagi keluarga yang sudah menikah, dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Sementara bagi yang masih melajang, akan mengakibatkan emosinya tidak stabil dan sulit mendapat jodoh.

6. Warna yang baik bagi dapur

Menurut ilmu fheng shui dapur,warna yang cerah seperti kuning, oranye, hijau dan krem kecoklatan di dapur dapat pula mendatangkan energi positif bagi pengguna. Warna kecoklatanan memberi efek menenangkan dan hangat, sedangkan warna hijau dapat menciptakan efek menyejukan sehingga pengguna merasa betah di dapur. Warna kuning dan oranye dipercaya akan menciptakan perasaan semangat dan berdampak baik untuk pencernaan.

Selain itu Memajang bunga segar atau buah-buahan yang memiliki warna cerah di lam dapur juga dipercaya dapat mendatangkan energi Chi yang positif sehingga akan membangkitkan perasaan yang menyenangkan bagi penghuni rumah.